SISTEM TATA SURYA

 kali ini kita akan belajar tentang Sistem Tata Surya


 Saat ini, manusia juga mengetahui objek di dalam sistem tata surya mengorbit pada Matahari. Selain itu, gravitasi Matahari juga memengaruhi pergerakan benda-benda dalam sistem tata surya sebagaimana gravitasi Bumi memengaruhi pergerakan bulan yang mengorbit padanya.

Pada awal tahun 1600an, Johannes Kepler seorang ahli matematika dari Jerman mulai mempelajari orbit planet-planet. Ia menemukan bahwa bentuk orbit planet tidak melingkar, tetapi berbentuk oval atau elips.

Perhitungan lebih lanjut menunjukkan bahwa letak Matahari tidak di pusat orbit, tetapi sedikit offset. Kepler juga menemukan bahwa planet bergerak dengan kecepatan yang berbeda dalam orbitnya di sekitar Matahari. Hal ini ditunjukkan pada tabel berikut.

Tabel diatas menunjukkan bahwa planet yang dekat dengan Matahari bergerak lebih cepat daripada planet yang jauh dari Matahari. Bidang edar planet-planet dalam mengelilingi Matahari disebut bidang edar dan bidang edar Bumi dalam mengelilingi Matahari disebut bidang ekliptika.

Susunan Tata Surya terdiri atas:

  1. Matahari,
  2. Planet Dalam,
  3. Planet Luar,
  4. Komet,
  5. Meteorid,
  6. Asteroid.
https://youtu.be/NvJPTU3RwF4



SUMBER : https://akupintar.id/belajar/-/online/materi/7/ipa/tata-surya/4141674

Pengertian Pemanasan Global

 

Pengertian Pemanasan Global

Hutan Gundul



Apakah kalian akhir-akhir ini merasakan suhu bumi semakin panas? Peristiwa semacam ini dikarenakan kebiasaan manusia yang memanfaatkan pendingin ruangan ataupun banyak memakai kendaraan yang menyebabkan polusi, sehingga semakin membuat lapisan ozon semakin menipis. Selain itu, juga dikarenakan pihak oknum tertentu yang mencoba untuk membuat lahan dengan cara membakar hutan, peristiwa seperti ini juga membuat bumi menjadi semakin panas dan menjadi salah satu dampak pemanasan global.

Pemanasan global merupakan sebuah fenomena meningkatnya suhu dipermukaan bumi akibat meningkatnya konsentrasi gas rumah kaca. Fenomena pemanasan global tidak bisa terlepas dengan rusaknya ekosistem di bumi ini. Salah satu penyebab utama fenomena ini adalah pencemaran lingkungan yang berlebihan. Selain itu penebangan hutan dan polusi udara juga tidak kalah berperan dalam fenomena ini.

Pemanasan global tidak terjadi begitu saja, akan tetapi terjadi karena beberapa hal yang dikerjakan. Entah dari fenomena alam maupun dari perbuatan manusia itu sendiri. Contohnya adalah efek rumah kaca. Efek rumah kaca merupakan proses naiknya suhu dipermukaan bumi akibat perubahan atmosfer bumi. Penyebab lainnya adalah penggunaan CFC yang berlebihan. Mungkin sebab yang satu ini terdengar asing di telinga kita. Apa itu CFC? CFC atau cloro four karbon merupakan sebuah sabatin organik yang berfungsi untuk melindungi karbon.

CFC merupakan salah satu penyebab pemanasan global yang masih bersifat ringan/masih dapat dibenahi. Gas CFC sendiri biasanya dihasilkan oleh alat-alat pendingin seperti kulkas dan AC.



SUMBER : https://sumber.belajar.kemdikbud.go.id/repos/FileUpload/Dampak%20Pemanasan%20Global-BPSMG/materi1.html

https://youtu.be/_gwsN1dfi44

https://youtu.be/_gwsN1dfi44

http://abi1811.blogspot.com/2015/06/pemanasan-global.html

Efek Rumah Kaca

 

Pengertian Efek Rumah Kaca


Hutan Gundul


Apakah kalian akhir-akhir ini merasakan suhu bumi semakin panas? Peristiwa semacam ini dikarenakan kebiasaan manusia yang memanfaatkan pendingin ruangan ataupun banyak memakai kendaraan yang menyebabkan polusi, sehingga semakin membuat lapisan ozon semakin menipis. Selain itu, juga dikarenakan pihak oknum tertentu yang mencoba untuk membuat lahan dengan cara membakar hutan, peristiwa seperti ini juga membuat bumi menjadi semakin panas dan menjadi salah satu dampak negatif dari rumah kaca.

Efek rumah kaca merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan bumi memiliki efek seperti rumah kaca diatas dimana panas matahari terperangkap oleh atmosfer bumi. Gas-gas di atmosfer seperti karbon dioksida (CO2) dapat menahan panas matahari sehingga panas matahari terperangkap di dalam atmosfer bumi. Normalnya, pada siang hari matahari menyinari bumi sehingga permukaan bumi menjadi hangat, dan pada malam hari permukaan bumi mendingin. Akan tetapi, akibat adanya efek rumah kaca, sebagian panas yang harusnya dipantulkan permukaan bumi diperangkap oleh gas-gas rumah kaca di atmosfer. Inilah mengapa bumi menjadi semakin hangat dari tahun-ketahun.



SUMBER : https://sumber.belajar.kemdikbud.go.id/repos/FileUpload/efek%20rumah%20kaca-%20BPSMG/materi1.html

https://youtu.be/pZAXY_RLOvg

https://geo-media.blogspot.com/2015/08/efek-rumah-kaca-green-house-effect.html

 

About